Selasa, 24 November 2009

Cara memasak sup ala Pacar dan Sahabat..

Cara Pacar
Pacar saya (dulunya, sekarang sudah jadi suami hehehe) waktu itu ditugaskan kontornya ke Jepang selama 5 bulan, disana dia berusaha hidup seirit mungkin dengan harapan pulang ke Jakarta bisa mengganti si Tiger menjadi si Siti. Dengan teman-temannya yang orang Indonesia juga mereka bergantian memasak. Suatu siang dia menelpon saya.
Pacar: Dear, malam ini saya mau masak sup dong..
Saya: cie, dah bisa masak nih..
Pacar: iya dong.. eh dear gw dah siapin bahannya nih... yang dimasukkan duluan (ke wajan)air dulu apa sayur ya?
Saya: huahahahhahahahaha katanya dah pintar masak...

Cara Sahabat
Sahabat saya yang tidak pernah mengenal masak-memasak tiba-tiba harus memasak karena orang tuanya sedang dirumah sakit. Sahabat saya ini kemudian menelpon tantenya.
Sahabat: Tante, Saya dirumah cuma berdua sama kakak, Rencananya kita mau masak sup, Caranya gimana ya Tante?
Tante: Siapkan dulu Sayuranya, kentang, Wortel,.... dst, terus dicuci bersih kemudian dipotong-potong, sesudah itu masukkan dulu kentang dan wortel nanti kalau sudah setengah matang baru masukkan sayuran .....dst
Sahabat: pake air nggak ya tante?
Tante: hahahahhahahahahahhahaha

jika anda tertawa membaca cerita ini berarti anda bisa masak Sup :)

Senin, 23 November 2009

Mujizat Itu Nyata ...

Kehamilan ini benar-benar suatu keajaiban Tuhan yang nyata yang benar-benar kami nantikan selama dua tahun ini, awal tahun pertama masih santai memasuki tahun ke dua sudah mulai mengumpulkan tips biar cepat punya anak, tiap malam berdoa punya anak, setiap hari minggu tulis di doa syafaat cepat punya anak tapi ternyata kembali lagi semua merupakan rancangan Tuhan namun kami yakin itu pasti akan Tuhan genapi. Akhirnya mujizat itu nyata…

Bulan Agustus, Tanggal:
25, Perasaan kok PD mengeras dan sakit, beberapa hari terakhir kurang suka makan dikantin, padahal selama 5 tahun merasa kantin enak-enak aja, akhirnya coba-coba beli test pack sensitive
26, Pagi-pagi bangun langsung test, lama baru ada strip kehamilan yang sangat tipis berwarna pink muda
27, Beli test pack HCG
28, Pagi test lagi ternyata positif tapi masih agak tipis, sorenya ke dr. Boy belum keliatan apa-apa cuma ada sedikit penebalan rahim, disuruh datang lagi tgl 11 september .. huahh.. masih lama 2 minggu lagi ya…
29, Beli test pack HCG lagi tapi yang biasa
30, Pagi-pagi test lagi positif sudah sangat jelas dan cepat. Antara percaya dan nggak .. masih takut untuk memberitahu orang lain.. berharap yang terbaik .. semoga sehat lancar dan benar-benar menjadi mujizat buat keluarga kami…Nggak sabar menunggu tgl 11 datang



5W5D

Bulan September, tanggal:
10, Badan panas tinggi, siang hari diantar Mbak Uke ke RS. Mitra mau ke dokter umum takutnya beneran hamil akhirnya ke dokter kandungan, di USG ternyata sudah ada embrionya sekitar 6 minggu dikasih Vitamin dan obat disuruh datang lagi 2 minggu setelah itu .Masih antara percaya dan nggak soalnya nggak konsen waktu itu dengerin denyut Jantungnya
26, ke dr. Boy, si dedek dah keliatan jantungnya yang kerlap kerlip .. senang sekali rasanya.. Oh Tuhan.. ini benar-benar membahagiakan seperti jatuh cinta untuk pertama kalinya.. jantung bergetar ..antara ingin tertawa dan menangis.

9W 3D


Bulan Oktober, Tanggal:
16, Merasa sedikit keputihan yang agak mengganggu ke dokter Boy, di USG dah keliatan kepala, jantungnya yang makin kencang berdenyut malah yang paling mencengangkan si dedek pas dokter Boy bilang hallo adek .. eh dedeknya lambaikan tangan ah.. mata gw dan suami berkaca-kaca.. terharu ..sekalian bawa hasil Lab Thanks God semuanya bagus. Kata dr keputihan itu biasa asalkan nggak berbau dan gatal..disamping melihat hasil test lab darah dan urin semuanya bagus..

11W 4D

Bulan November, Tanggal:
20, Dengan semangat melenggang ke dr. Boy, berharap sudah bisa liat jenis kelamin si dedek ternyata oh ternyata kata dr. Boy belum keliatan, mudah-mudahan bulan depan sudah keliatan. Tapi senang karena kata dr. Boy si dedeknya sehat, perkembangannya juga bagus..berat badanku aja sudah naik 5 kg hehehehehehe
16W 4D

Lega akhirnya Trimester I sudah lewat, sekarang memasuki Trimester II rasanya lebih santai.

btw Thanks God saya nggak mabok sama sekali, pada Bulan pertama saja agak eneg melihat makanan tertentu terutama ayam, setelah itu apa saja yang didepan pasti amblas deh hehehehehe ..

Semoga selanjutnya tetap berjalan lancar dan sehat..

Terima kasih Tuhan, Aku tahu Engkau memang tidak pernah terlambat dan tidak pula terlalu cepat.. waktuMu selalu tepat dan Indah.

Senin, 16 November 2009

Lupa-lupa ingat..

"Kris kecelakaan sekarang dilarikan ke UGD RS. Mitra Kelapa Gading, Saya sedang menuju kesana”
Kepala saya langsung pusing membaca sms dari suami saya saat itu, Teman kami yang kecelakaan itu memang selalu mengendarai motornya dengan kecepatan tinggi.
Saya mengenal Kris sebagai suami dari teman kost saya dulu di Bogor sedangkan suami saya mengenalnya sebagai teman STM dan Teman main Basket dulu di Solo, sekarang mereka kerja satu kantor dan kami pun tinggal di kompleks yang sama hanya beda blok saja, terkadang Indonesia terasa begitu sempit.

3 Jam kemudian suami saya yang sudah kembali ke kantor menelpon menceritakan keadaan Kris,
Suami: ” Si Kris secara fisik lukanya tidak seberapa hanya sedikit mengalami Amnesia, jadi dia lupa apa saja yang terjadi setiap setengah Jam”.
Saya: ”Hah... Amnesia ? yang benar? Jangan sok sinetron deh?”
Suami : ”Iya, Jadi setiap setengah Jam pertanyaannya gini : Loh aku dimana? Kok kamu ada disini?motorku mana? Rusak nggak? Ini siang apa malam? Loh gigiku patah ya? Ini yang lama apa yang baru? Wah mahal ini.. nah nanti setengah jam kemudian dia nanya lagi jadi lama-lama capek juga jelasinnya.
Saya: ” sudah dibawah ke dokter saraf belum? ”
Suami: ”Sudah di Scan malah kepalanya, nggak ada lupa apa-apa, dokternya aja sampe bingung”.
Saya: ”Waduh gimana tuh.. Mbak Daniek (Istrinya) gimana? ”
Suami: ” Ya setiap Kris nanya berulang-ulang matanya ya berkaca-kaca, sekarang Kris sudah di kamar perawatan”
Saya: ”Ya udah ntar pulang kantor kita kesana lagi ya”

Sore harinya sepulang dari kantor kami mampir ke RS, Pertanyaannya sudah tidak diulangi lagi tapi dia lupa beberapa kejadian tadi pagi seperti Bagaimana dan dimana kecelakaan itu terjadi, siapa saja yang datang menjenguk dari pagi bahkan dia lupa kalau suami saya yang nemenin dia ke Kamar mandi, ke dr. Saraf, nemenin di ruang perawatan. Kami pun coba menanyakan Pagi itu apa dia mengendarai motor dengan kecepatan tinggi dan Kris menjawab : Nggak kok, waktu itu aku pelan-pelan sih kayaknya. Antara percaya dan tidak kami mengiyakan saja.
Setelah jam besuk habis kami pun pulang.

Keesokan harinya saya menelpon Daniek menanyakan kondisi terakhir Suaminya, katanya sudah boleh pulang Dia minta tolong kami jemput sepulang kantor, dalam perjalanan ke rumah ditengah kemacetan dan hujan deras kami berempat mengobrol tentang kecelakaan itu, tiba-tiba Kris berteriak: Saya sudah ingat, waktu itu kan saya balapan sama motor disamping, nah saya tidak liat kalaou di Jalan itu ada Cone, nah saya tabrak deh.. habis itu saya nggak ingat lagi...
Kami bertiga serempak teriak: lah.. katanya waktu itu pelan-pelan.. hahahahahahahaha...

Sekarang Kris sudah pulih, Ingatannya juga sudah kembali. Semoga kejadian ini tidak terulang lagi..

Senin, 02 November 2009

Andi dan Bapak Malaekatnya...

Namanya Andi, sekarang dia bekerja di salah satu Pabrik elektronik terkemuka di Cikarang. Ceritanya begini, Waktu Andi pertama kali datang ke Jakarta dari pelosok Sulawesi sana, Andi tinggal di rumah keluarga di Bogor. Berbekal alamat, nomor bis yang akan membawanya ke tujuan dari Bogor ke Cikarang si Anak Kampung ini berangkat dengan percaya diri dan uang Pas-pasan di kantongnya. Waktu itu Andi dari rumah keluarga naik angkot ke terminal Baranang Siang , Bogor kemudian naik Bis Bogor – Cawang dan dari Cawang naik Bis ke Cikarang. Di atas bis ini Andi duduk di samping seorang Bapak. Andi duduk sambil memeluk tasnya yang hanya berisi beberapa potong baju dan sebuah Alkitab. Di tengah perjalanan si Bapak di sampingnya membuka tasnya kemudian membuka sebuah minuman kaleng dan meminumnya hingga habis, kemudian Bapak itu tersenyum ramah kearah Andi dan memberikan sekaleng minumannya ke Andi, sebagai anak kampung yang lugu, duit pas-pasan dan kehausan itu Bapak itu bagaikan malaekat yang dikirim untuknya, beberapa detik kemudian bisa ditebak, Andi merasa pusing dan mengeluh kepada bapak itu kalau dirinya pusing, Bapak itu dengan tenang menyuruh Andi tidur namun Andi menjawab bahwa ini pertama kalinya dia ke Cikarang jika dia tidur dia takut tempat perhentiannya kelewat. Andi bertahan untuk tidak tidur dan terus berdoa didalam hati. Beberapa saat kemudian Bapak itu turun dari Bis dan sebelum turun si Bapak itu berkata ke pada Andi : “Nak saya turun dulu ya, lain kali kalau ada orang tak dikenal ngasih minum jangan diminum ya, hati-hati ya nak”.
Andi pun melanjutkan perjalanan hingga ke Cikarang sesampai di Alamat yang dituju Andi langsung jatuh tertidur pulas 18 jam lamanya hingga orang menyangkah dia akan mati.

Kejadian itu dua tahun yang lalu sekarang Andi sudah menjadi seorang Pekerja keras, Percaya diri dan kebanggaan keluarganya di Kampung. kemarin Andi berkunjung kerumah dan saya tidak mengenalinya dan baru ingat ketika suami saya berkata: “Dear, inikan anak yang bawa tombak di depan waktu kita nikah dulu "

Senin, 26 Oktober 2009

Kunjungan Sahabat..



Usia persahabatan kami lebih dari 15 tahun, saya ingat betul pertama kali kami berkenalan. Saat itu saya sedang jajan didepan sekolah tiba-tiba dia mendekati saya dan mengajak kenalan, katanya dia ingin berteman dengan saya. Tentu saja ajakan itu merupakan suatu kebahagiaan bagi saya karena dari SD saya yang beda kecamatan dengan SMP kami itu hanya saya seorang yang mendaftar ke SMP itu. Ajakan berteman itu bagaikan segelas air di padang gurun buat saya saat itu.


15 Tahun saya mengenalnya dia masih sahabat yang baik, pengertian dan sederhana. Senang bangat akhirnya dia bisa datang dan menginap di rumah mungil kami, bernostalgia dan bercerita tentang segala suka dan duka persahabatan kami yang ternyata sangat besar andilnya dalam membentuk karakter kami saat ini.


ah.. saya selalu merindukan berkumpul dengan para sahabat...


Ulee keen... Thanks buat kunjungannya ya .. love u.. muah..

Jumat, 23 Oktober 2009

Tiba-tiba berbahaya...

Sejak menemukan situs itu saya jadi ketagihan membukanya dalam seminggu saya pasti mampir kesana minimal 2 kali. cerita bersambung adalah bagian yang paling saya sukai dari situs ini. ceritanya bagus-bagus bahkan ada beberapa yang saya baca berkali-kali saking menariknya alur ceritanya. namun hari ini tiba-tiba muncul kalimat ini ketika saya menuju ke situs kesayangan itu : " SITUS INI MUNGKIN BERBAHAYA BAGI KOMPUTER ANDA", eh maksud loh.. kok baru sekarang? setelah kejadian itu... ah.. sudahlah biar kusimpan sendiri kenanganku bersamu... loh?! kok jadi nyanyi...

Semoga besok-besok kamu tidak berbahaya lagi ya.. femina-online.com :)

Rabu, 14 Oktober 2009

Makanan Raja dari Tana Toraja

Beberapa hari ini kangen bangat makanan khas Tana Toraja, Kampung halaman tercinta. supaya kangennya sedikit terobati hari ini pengen mengulas Makanan Khas Tana Toraja.

1. Pa'Piong
Pa'Piong adalah makanan yang dimasukkan kedalam bambu kemudian dibakar. Pa'Piong ini dapat berupa :

• Pa’ Piong Bo’bo (di Jawa orang sebut Lemang)
Beras ketan dicampur santan ( bisa ditambahkan garam dan bawang putih sesuai selera) kemudian dimasukkan kedalam bambu dan dibakar, ada juga beberapa orang yang memasak nasi dan santannya dulu kemudian setelah setengah matang nasi dibungkus daun pisang kemudian dimsukkan kedalam bamboo dibakar sebentar jadi deh Pa’piong nasinya.
Saya pribadi lebih suka yang dimasak langsung didalam bamboo lebih wangi dan enak, dimakan dengan lauk masker oh enaknya..

• Pa’ Piong duku’ Bai ( Daging babi dimasak bambu)
Daging babi, daun miyana (Kadang diganti daun singkong) , bawang merah, bawang putih, jahe, cabe , daun bawang, garam dicampur dimasukkan kedalam bambu setelah itu dibakar. Kadang ditambahkan parutan kelapa sesuai selera. Di Jakarta orang lebih sering memasak bahan dengan bumbu yang sama diwajan tapi hasilnya berbeda, yang dimasak di bamboo lebih wangi dan enak menurut saya.

• Pa’ Piong Bura’ (Batang pisang muda dimasak bambu)
Batang pisang muda diiris tipis-tipis kemudian dicampur kadang dengan ikan atau ayam ditambahkan bumbu sesuai selera biasanya kelapa parut, cabe, bawang merah, bawang putih, Jahe dll. Kemudian dibakar. Batang pisang muda yang digunakan dari jenis pisang tertentu rasanya lebih enak dan wangi.

2. Pantollo’ Pamarrasan
Bahan yang harus ada yaitu keluwak (kluwak) yang sudah diolah dengan dikeringkan, dijemur dan dihaluskan
Ikan/ayam/daging babi/belut (yang sudah dibakar) dimasak dengan Keluwek dan sayur pangi (Kulit keluwek yang sudah diiris tipis-tipis kemudian dijemur hingga kering), cabe, jahe, sereh, bawang merah, bawang putih, daun bawang dan bumbu lainnya sesuai selera. Kluwak dalam bahasa Toraja disebut Pamarrasan

3. Masker (Masak kering)
Daging bebek/ayam/babi/Anjing dimasak kering dengan bumbu lengkuas, ketumbar, lada, sereh, daun jeruk, jahe, cabe, bawang merah, bawang putih dan lainnya sesuai selera.

4. Pangrarang ( sate)
Bedanya sate biasa dengan sate Toraja hanya pada bumbunya. Di Toraja sate hanya diberi garam secukupnya kemudian dibakar diatas bara sesudah matang dimakan dengan cabe ulek yang diberi perasan jeruk nipis.

5. Utan daun dua' kayu tu'tu' sola duku' bai (Daun singkong tumbuk dan daging babi)
Daun singkong muda ditumbuk halus kemudian dicampur irisan daging babi ditambahkan bawang merah, bawang putih, cabe, lengkuas, sereh dimasak dengan api sedang hingga matang. enaknya dimakan dengan nasi hangat dan sambal terasi atau sambal teri.

6. Kapurung
sebenarnya ini makanan khas orang Palopo yang jaraknya sekitar 2 jam perjalanan dari Toraja tapi sudah seperti makana khas orang Toraja juga. Bahan dasarnya tepung sagu yang disiram air panas kemudian dibentuk bulat-bulat kecil dicemplungkan kedalam kuah ikan kemudian dicampur suiran ikan atau daging, sayuran, kacang goreng yang sudah dihaluskan, sambal terasi, dan perasan jeruk nipis.. uh.. ini makanan favorit saya.. sangat enakkk…

saya baru sadar kalau semua masakan diatas bisa saya masak dulu di Toraja sana tapi disini sekarang saya lebih banyak malas, kalau kepingin makan paling menunggu ada keluarga yang buat acara atau kebaktian karena dijamin psti ada masakan Torajanya.
Satu-satunya penjual makanan khas Toraja yang ada di Jakarta yaitu di warung Pong Indra di depan Gereja Toraja Tongkonan Kelapa Gading, sayangnya untuk menu Pantollo Pamarrasan hanya tersedia di hari minggu atau jika ada Pesanan tapi untuk Masker bebek atau lebih akrab disebut dangkot tersedia setiap hari.

Anehnya semua masakan Khas Toraja yang saya makan di Jawa tidak seenak yang saya makan di Tana Toraja sana. Sate Babi misalnya, jika Di Toraja hanya dibakar dengan sedikit garam kemudian dicocolin dengan ulekan cabe yang diberi perasan jeruk nipis rasanya selangit dibanding dengan sate babi yang di Jakarta khususnya. Mungkin kebanyakan bumbu atau karena babinya makanannya beda dengan di Toraja sehingga rasa dagingnya kurang enak. Atau mungkin juga dipengaruhi suhu udara yang dingin di Toraja sehingga makanan lebih terasa nikmat..

Kalau ada yang mau berwisata ke Toraja, nggak bakal rugi deh .. tapi kalau mau kesana usahakan mencari info Rambu Solo’(Upacara orang Mati ) karena itu salah satu keunikan Tana Toraja yang tidak setiap saat ada. Hotel-hotel di Toraja ditanggung murah, makanannya juga demikian murah dan enak.

Oh… kangen Toraja ..

Sabtu, 26 September 2009

sudah 2 bulan ajah..

Kemarin malam dari dokter ngecek si dedek, Puji Tuhan sudah ada detak jantungnya... Semoga semuanya berjalan lancar ... Amin.. Sekarang bawaannya lapar melulu nih berat badan udah naik 2kg..

Kamis, 10 September 2009

duka dan suka datang bergantian...

8 September kemarin duka itu menghampiri keluargaku, Mamaku kecelakaan...
cuma bisa mendoakan dari jauh semoga semuanya baik-baik saja dan Mama cepat pulih..
hingga saat ini Mama masih di ICU dan aku masih disini, aku dilarang pulang dulu karena ternyata suka itu menghampiri Puji Tuhan aku hamil ... setelah penantian 2 tahun lebih.. semoga semua berjalan baik Ya Tuhan. Mama sembuh dan kehamilanku berjalan lancar dan sehat...

Bapa ...
aku tahu Engkau selalu ada saat duka maupun suka,
karenanya mampukan kami untuk tetap teguh dalam Engkau
dan berharap hanya kepadaMu saja...

Selasa, 08 September 2009

September Ceria..

Ah.. September.. aku yakin ada Mujizat menantiku di Bulan ini..

" Dia mengerti.. Dia Peduli
Persoalan yang sedang terjadi..
Hanya satu yang Dia minta agar KITA PERCAYA
Agar Mujizat menjadi Nyata "

Selasa, 25 Agustus 2009

Namanya Atri..

Dia lahir 4 tahun setelah saya lahir ke dunia, sewaktu kecil dia sangat galak, judes dan tomboy. Satu hal yang mengagetkan kami setelah lulus SMU tiba-tiba saja dia mau kuliah di STT.
Beberapa lama setelah kuliah sikapnya mulai berubah, ternyata Tuhan bekerja dengan luar biasa dalam hidupnya sehingga dia mulai tumbuh menjadi sosok yang dewasa dan bijaksana.
Sabtu kemarin akhirnya dia menjadi Juniatry Kadang. S.Th, perjalananmu baru saja dimulai dek.. semoga DIA selalu beserta denganmu..
Bagiku, kau tetap adikku yang sok cantik, sok bersih dan penyayang binatang.

Rabu, 22 Juli 2009

Batu Hiu, Pantai Pangandaran, Green Canyon

Gerbang masuk berupa kepala Hiu

Pantai yang berdekatan dengan gerbang Kepala Hiu

Pepohonan yang nyaman untuk bernaung
Pemandangan yang indah
Ombak yang menderu
Mengejar Sunrise di Pantai Pangandaran

Menikmati Sunset di Pantai Pangandaran



Green Canyon


Foto diatas diambil tahun Mei 2006 2 bulan sebelum Tsunami menghancurkan Pangandaran, waktu itu saya lihat di TV, hotel tempat kami menginap yang langsung di bibir pantai hancur meninggalkan puing-puing.

Saya suka tempat ini, semoga sekarang sudah kembali bangkit seperti sebelumnya atau bahkan lebih baik lagi.

Selasa, 21 Juli 2009

Pelabuhan Ratu

Menurut saya keuntungan lain dari suami istri yang bekerja adalah menambah jadwal piknik bersama yang diadakan di kantor masing-masing tempat bekerja suami/istri.
Kemarin saya ikut piknik dari tempat kerja suami namun kali ini hanya untuk 1 departement yang hanya berisi 17 kepala keluarga. Kali ini tujuannya ke Pelabuhan Ratu dan ini merupakan kunjungan saya yang ke dua kalinya.

Berangkat dari Kantor suami di Sunter pukul 08.15 WIB dengan menggunakan bis, ternyata dalam perjalanan di hadang macet yang cukup lama sehingga perkiraan yang hanya 4 jam perjalanan berubah menjadi 5 jam 30 menit. Waktu pertama kali ke Pelabuhan Ratu bawa mobil sendiri perjalanan cuma sekitar 3 jam. Kami menginap di Bunga Ayu Resort letaknya tepat di bibir pantai dengan suasana yang nyaman dan aman. Saya suka bangunan hotelnya lebih private sebagian besar semi bungalow yang menghadap ke laut terdapat juga tangga hotel yang langsung ke pantai, hanya sekitar 15 anak tangga.

Setelah makan siang dan berberes di kamar saya mengajak beberapa Ibu- ibu jalan-jalan ke tempat pelelangan ikan yang tak jauh dari tempat kami menginap dengan naik kendaraan umum yang lewat depan hotel cukup dengan membayar Rp. 2.000,- sekalian menunggu para suami yang sedang arung jeram di Citarik. Di tempat pelelangan ikan itu banyak nelayan yang baru kembali dari laut yang memjual hasil tangkapannya dengan harga yang lebih murah, ada juga pedagang ikan asin, ikan asap dan ada juga jasa bakar ikan yang bumbunya disesuaikan dengan permintaan pelanggan.
Tempat pelelangan ikan berhadapan dengan Pasar kecil. Waktu itu seorang Ibu lupa membawa celana pendek untuk anaknya bermain dipantai saya mengatarnya berbelanja di Pasar itu dan menemukan beberapa celana pendek dengan harga yang murah sama saja dengan harga celana pendek sejenis di Jakarta. sore hari setelah kembali ke hotel saya baru tahu kalau ternyata ada juga penjual celana pendek keliling dengan harga yang sama. Jadi jangan kuatir jika lupa membawa pakaian ganti karena banyak penjual pakaian dengan harga yang murah yang berkeliling di sepanjang pantai . Di dalam pasar itu juga ada penjual bakso ikan yang bisa langsung dimakan ataupun yang mentah untuk dibawa pulang.

Setelah puas berkeling Pelelangan ikan dan Pasar kami kembali ke hotel, Para suami sudah kembali dari arung jeram dan sudah asik berenang di Pantai, ada beberapa Istri yang langsung bergabung dengan suaminya berenang di Pantai. Saya memilih bersantai duduk menghadap kelaut dengan menikmati secangkir kopi dan beberapa cemilan.

Acara selanjutkan khas piknik kantor yaitu sambutan Ketua panitia, Pak Bos, makan malam, games, door prize kemudian bakar ikan dan jagung tempatnya di Halaman hotel di Bibir Pantai. Setelah puas bercengkrama satu persatu peserta memasuki kamar untuk beristirahat, Oya Ikan untuk di bakar langsung dibawa dari Jakarta karena waktu itu memesan lewat hotel ternyata harganya lebih mahal sampai 2 kali lipat dari harga di Jakarta padahal seandainya beli sendiri di Pelelangan Ikan harganya bisa jauh lebih murah namun ternyata panitia terhalang kegiatan arung jeram sehingga berpikir tidak punya waktu untuk ke Pelelangan ikan. Untuk peralatan bakar-bakaran dan proses bakar-bakaran dibantu oleh pihak hotel jadi kita tinggal menikmati saja.
Pagi harinya acaranya Games anak yang dilaksanakan di Pantai, setelah itu acara bebas berhubung suami masih senang berenang di pantai saya mengajak beberapa Ibu-ibu untuk mencari tempat jual souvenir khas Pelabuhan Ratu, dari info seorang teman disekitar situ ada tempat jual Souvenir namanya Karang Hawu. Dari Bunga Ayu Resort ke Karang Hawu yang jaraknya kurang lebih 15 km kami naik angkutan umum yang lewat di depan Hotel dengan ongkos Rp. 5.000,-. Sesampai disana saya cukup kaget karena ternyata tempat jualan souvenirnya itu hanya beberapa warung saja dan menjual souvenir yang menurut saya sangat biasa dan tidak ada yang khas, di situ juga ada yang berjualan makanan dan buah-buahan. Bahkan beberapa Ibu protes karena harga Sawo yang banyak dijual disitu lebih mahal dari harga Sawo di Jakarta. Saya akhirnya hanya membeli 2 buah gelang bermotof kulit ular seharga @ Rp. 5.000,- itu juga karena kasian sama Ibu penjualnya.
UntungnyaPemandangan di Pantai Karang Hawu tidak membosankan di pandang mata, karang-karang yang kokoh dihantam ombak terus menerus terbayar sudah kekecewaan karena gagal berburu souvenir. Pantai itu cukup ramai dikunjungi wisatawan karena memang pemandangannya paling bagus disepanjang Pelabuhan Ratu.

Setelah Puas melihat-lihat kami kembali ke Hotel untuk Makan siang dan Check out. Pukul 12.30 WIB kami meninggalkan Pelabuhan Ratu dan sampai di Sunter sekitar jam 17. 30 WIB, tadinya berencana mampir di jalan untuk membeli oleh-oleh ternyata sepanjang jalan ketiduran akhirnya tiba di rumah tanpa oleh-oleh buat tetangga dan teman-teman.

Oya, berhubung Pikniknya dengan rekan-rekan kerja suami yang sudah cukup umur jadi mau nggak mau harus menyesuaikan pakaian yang dipakai tapi ada untungnya juga jadi nggak begitu hitam pulang dari Pantai hahahahaha…

Kamis, 16 Juli 2009

Mengalir ke muaranya...

Saya suka bercerita tentang sahabat karena dengan begitu kerinduan bersua dengan mereka sedikit terobati *cie bahasa gw :). Saya suka Bersahabat karena belum pernah saya melihat kerugian bersahabat, walaupun ada suka dan duka tapi itu memberi warna sendiri dalam jalinan persahabatan. Persahabatan mengajarkan saya untuk mengurangi keegoisan, belajar bersabar dan menjadi pendengar yang baik.

Kali ini tentang sahabatku Selvi, kami berteman dari kelas 1 SMP itu sekitar 15 tahun yang lalu. Kami pernah mengaku-ngaku sepupu hanya karena jenis kulit kami yang hampir sama, putih kemerahan apalagi kalau kena panas matahari. Korban kami yang paling percaya kebohongan kami itu si kembar Nelda dan Neldi, btw kami belum mengklarifikasi itu sampai sekarang. kami sering sependapat tapi lebih sering berbeda kami sama-sama keras sehingga perlu teman yang lain untuk menetralkan suasana apabila kami sudah beda pendapat dan sama-sama keras kepala.

Waktu masuk SMU dia memilih untuk sekolah di Palopo mengikuti keluarganya yang pindah sementara saya tetap di Toraja, Beberapa bulan sekali dia datang ke Toraja. Biasanya kami berpetualang bersama mendaki gunung atau bahkan sekedar tidur di tenda yang kami pasang di atas bukit dekat rumah nenekku. Ada sedikit cerita lucu berkemah di dekat rumah nenek, Nenek saya yang penyayang itu menyuruh orang untuk mengawasi/ menjaga kita tak jauh dari tenda kita tapi tanpa sepengetahuan kita. Belum lagi kita dibawakan kolak Ubi dan disiapkan api unggun, sungguh berkemah termanja yang pernah saya alami.

Memasuki perguruan tinggi, dia memilih di kota pelajar, Jogja dan saya ke kota hujan, Bogor. Selama itu kami kehilangan kontak. Hingga suatu hari sekitar 5 tahun kemudian saya bertemu lagi dengan dia, di Jogja. Dia memperkenalkan saya dengan pacarnya waktu itu yang saya panggil Dogi alias dokter gigi. Setelah itu kami hanya bertukar cerita lewat Friendster, Facebook, Email, telepon ataupun sms.

Beberapa bulan setelah itu dia memberi kabar bahwa dia akhirnya ada di Bali bekerja dan sudah putus dengan si Dogi. Akhirnya kami sepakat reunian di Bali. Berhubung saya dan sahabat yang lain harus naik pesawat yang biayanya lumayan kesana maka untuk biaya hotel, Transport di Bali dan Makan dia yang bayar. Wah reunian yang menyenangkan bukan ;) .





Sejak itu kami belum pernah ketemu lagi, harusnya bulan ini kami reunian lagi tapi karena salah seorang sahabat yang lain tiba-tiba mendapat masalah sehingga reunian diundur untuk waktu yang belum diketahui pastinya. Sekarang dia sudah pindah lagi ke Jogja melanjutkan kuliah dan menjadi Pacar kakak saya, Cinta memang tidak bisa ditebak. Biarkan perasaan itu mengalir dan ia akan menemukan muara yang seharusnya.

Sahabatku sekarang menjadi calon kakak iparku ...

Kamis, 02 Juli 2009

Sahabatku menangis...

Hei sahabat,
Menangislah jika ingin menangis
Berlarilah jika ingin lari
Tapi jangan pernah menyerah
karena aku akan selalu ada untukmu

Hei kau lelaki yang di ujung sana,
Berhenti memanfaatkan orang lain untuk mendapatkan cintanya
Karena cinta suci tumbuh dengan sendirinya

Hei Tante dan Om,
Berhentilah mencari alasan untuk memaksakan kehendak kalian
Karena tiap orang punya hak untuk memilih

Hei kalian semua,
Jangan paksa dia menikah dengan orang yang tidak dicintainya
Karena dia memang tidak ingin.

huh..menurutku itu sangat tidak adil baginya
entah untukMU...

Rabu, 01 Juli 2009

Mandi air asin dan luluran pasir ...

Aha.. akhirnya Juli juga
Pelabuhan Ratu, kami datang lagi ... !

Selasa, 02 Juni 2009

Kembali Pada_Nya

Saya sadar bahwa setiap kita pada akhirnya akan kembali PadaNya, tapi tetap saja ada kekagetan jika mendengar orang yang kita kenal menghadapNya mendahului kita.
Setelah seorang teman kantor yang meninggal karena kecelakaan bulan lalu, kemudian kemarin seorang teman kantor juga meninggal dalam tidur, hari ini Mama sms kalau Om yang dulu sebagai ketua Panitia pernikahan kami baru saja meninggal.

Ah.. waktuNya tidak pernah terduga...

Semoga pada saat itu, kita bisa berkata Saya sudah siap...

Om yang ganteng, murah senyum dan baik..
Selamat Jalan, engkau akan selalu kami kenang...

Selasa, 26 Mei 2009

saya keracunan...

Beberapa minggu ini saya keracunan Cooking academy, cooking dash, cake mania, fashion dash dan teman-temannya oh tidak....

Thanks ya Achied sudah berbagi racun hehehe

Rabu, 20 Mei 2009

Memilih libur sebagai anak kost atau sebagai istri...

Libur sebagai anak kost:

  • Bangun agak siangan
  • Hunting sarapan di Pasar kaget, sekalian hunting baju bermerek yang dijual separuh harga, yang tentu saja mereknya (ceritanya) digunting biar nggak dituntut sama dept. store yang secara legal menjual baju-baju itu.
  • Nonton gosip para artis sekalian berunding dengan teman-teman kost pada mau main kemana
  • Beres-beres kamar
  • Mandi
  • Keluyuran nggak jelas dengan anak-anak kost
  • Hunting makanan yang murah tapi enak
  • Janjian ketemu pacar
  • Pacaran
  • Pulang ke kost
  • Mandi
  • Tidur

Libur sebagai Istri:

  • Bangun pagi
  • Jalan pagi bersama suami
  • Diriku ke Pasar suami renang, nggak ikutan renang soalnya takut hitam wakakakaka
  • Masak
  • Mandi
  • Sarapan siang bersama suami
  • Nonton TV
  • Bermalas-malasan
  • Keluar main bersama suami, biasanya sih nonton atau mengunjungi teman atau keluarga
  • Pulang kerumah menjalin ngobrol-ngobrol (bergosip) bareng tetangga, berhubung setiap hari pergi pagi dan pulang malam jadi waktu bersosialisasi dengan tetangga bisanya pada hari libur saja.
  • Mandi
  • Nonton TV
  • Bermesraan dengan suami
  • Tidur

jadi pilih yang mana?

Rabu, 06 Mei 2009

setelah hujan...

Setelah update status di Facebook " Udara yang segar setelah hujan + Teh hangat + almond Cookies ". Tiba - tiba kangen rumah di kampung halaman, beginilah pemandangannya waktu itu saya jepret sambil menikmati pisang goreng dan kopi susu di sore hari nan indah 5 bulan yang lalu.